Metal detector adalah alat yang digunakan
untuk mendeteksi semua jenis metal yang berada di suatu produk, barang, makanan
dan lain – lain. Metal detector sangat efektif untuk memberikan perlindungan
pada produk terhadap logam besi dan non-ferrous (aluminium, stainless steel,
dan lain-lain). Diproduksi menggunakan
kualitas unggul bahan baku dan teknologi perintis, detektor logam ini banyak digunakan dalam industri pengolahan makanan untuk menerangi komponen logam.
Khususnya pada produk makanan. Proses ini dilakukan untuk mencegah makanan yang terkirim ke pelanggan oleh suatu industri yang mengandung partahan/ pecahan logam yang berbahaya yang dapat berpengaruh terhadap Sistem Manajemen Keamanan Pangan dari perusahaan itu sendiri. Hal yang sangat penting untuk dijadikan pertimbangan mengapa dalam suatu industri makanan, khususnya perikanan melakukan proses instalasi metal detector karena adanya identifikasi sumber bahaya yang dapat menyebabkan kontaminasi logam di dalam produk yang dapat menyebabkan konsumen dapat terjangkit resiko bahaya baik ringan sampai dengan berat.
Khususnya pada produk makanan. Proses ini dilakukan untuk mencegah makanan yang terkirim ke pelanggan oleh suatu industri yang mengandung partahan/ pecahan logam yang berbahaya yang dapat berpengaruh terhadap Sistem Manajemen Keamanan Pangan dari perusahaan itu sendiri. Hal yang sangat penting untuk dijadikan pertimbangan mengapa dalam suatu industri makanan, khususnya perikanan melakukan proses instalasi metal detector karena adanya identifikasi sumber bahaya yang dapat menyebabkan kontaminasi logam di dalam produk yang dapat menyebabkan konsumen dapat terjangkit resiko bahaya baik ringan sampai dengan berat.
Beberapa
waktu lalu terdapat rumah makan di daerah Sumatera Utara, yang ternyata
ditemukan kail pancing didalam ikan yang sudah dimasak, hal tersebut ditemukan
disaat hendak menyantap makanan ikan tersebut. Dengan adanya kasus ini tentu
sangat disesali oleh tamu rumah makan tersebut, dan menurut petugas rumah makan
tersebut hal ini terjadi bukan hal yang disengaja karena baru saat ini saja
terjadi kejadian ini.
Dari cerita yang di atas kita dapat menyimpulkannya bahwa kita
membutuhkan alat untuk mendeteksi adanya benda asing seperti logam, besi dan
sebagainya. Alat tersebut adalah metal detector for food. Mesinmetal detector memiliki prinsip kerja yang menggunakan coil
electro megnetic, dimana pada awal starting mesin tersebut akan melakukan
balancing yang mana secara otomatis coil memdeteksi semua logam yang ada di
sekitarnya, kemudian mesin metal detector melakukan automatic rezeroing
sehingga semua efek dari logam disekitar mesin dinggap 0 (nol).
Pada
saat produk melewatkan trowongan dan ada logam lain misalnya Fe, maka
akan terjadi tarikan medan magnet sehingga mengganggu ke stabilan yang ada oleh
computer metal detector dianggap kontaminasi.
Komponen – komponen pada Metal
Detetor :
- Transmitter coil.
- Receiver coil.
- Standard wave analyzer
Dimana Metal Detector harus
diinstal dalam proses produksi makanan?
Pemasangan metal detector
dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi, jika tujuannya adalah untuk
melindungi mesin dari kontaminan besi, maka sebaiknya metal detector dipasang
sebelum bahan baku masuk ke dalam line produksi. Metal Detector dapat juga
dipasang selama proses produksi untuk memaksimalkan pengilangan atau pemurnian
produk dari kontaminan logam atau metal. Terutama
pada titik-titik kritis atau yang
disebut critical control point seperti yang tertuang dalam manajeman. Namun
biasanya metal detector dipasang ketika tahapan inspeksi keamanan produk, yaitu
setelah barang dikemas. Alat tersebut
untuk keamanan konsumen dan citra perusahaan, terutama apabila produk tersebut
harus diekspor karena berkenaan dengan standar internasional.
Alasan mengapa kita harus membeli alat Metal Detector untuk makanan?
Karena pembelian sistem pendeteksian
logam dapat menunjukkan investasi modal yang cukup besar untuk banyak
perusahaan, sehingga sangat penting bahwa peralatan tersebut dapat diandalkan,
memiliki desain yang tepat untuk aplikasi yang dimaksud, dan digunakan dengan
sangat efisien. Manfaatnya , yaitu:
- Penigkatan perlindungan merek dan pelanggan
- Kesesuaian dengan standar pangan internasional dan pedoman praktik retailer
- Pengurangan biaya
- Peningkatan produksivitas
Selain itu, sistem pendeteksi logam
dapat meninggkatkan keseluruhan efisiensi peralatan (OEE, Overall Equipment
Efficiency) secara efektif dan dengan demikian mengurangi biaya kepemilikan
total (TCO, Total Cost of Ownership).
0 komentar:
Posting Komentar